Bedtime Stories
Genre : Komedi
Produksi : Walt Disney Inc.
Sutradara : Adam Sharkman
Penulis : Matt Lopez & Tim Herlihy (screenplay); Matt Lopez (komik)
Pemain : Adam Sandler (Skeeter Bronson), Courteney Cox (Wendy), Keri Russell (Jill), Guy Pearce (Kendall), Richards Griffith (Barry Nottingham), Teresa Palmer (Violet Nottingham), Lucy Lawless (Aspen), Jonathan Morgan Heit (Patrick), Laura Ann Kesling (Bobbi), dll.
“Ketika mimpi menjadi kenyataan”, itulah tema yang diusung oleh film komedi yang diangkat dari komik anak-anak yang berdurasi kurang lebih 2 jam ini. Sebuah petualangan komedi yang dibintangi oleh Adam Sandler (Skeeter Bronson), seorang pemuda yang bekerja di sebuah hotel bekas ayahnya sebagai tukang. Hidupnya berubah ketika ia diminta menjaga 2 orang keponakannya selama Ibu mereka, Courteney Cox (Wendy) pergi ke Arizona untuk interview pekerjaan. Namun ia tidak sendiri dalam menjaga kedua keponakannya itu. Ia dibantu oleh Keri Russel (Jill), seorang guru SD yang juga merupakan teman Wendy. Dalam film ini diceritakan bahwa Jill bertugas menjaga anak-anak ini pada waktu pagi sedangkan Skeeter bertugas menjaga mereka pada waktu malam.
Sebagai penggganti sementara Ibu mereka dan bertugas menjaga pada waktu malam, Skeeter diminta untuk mendogeng sebelum tidur. Pada awalnya ia mengalami kesulitan untuk mendogeng. Kemudian ia mulai membuat sebuah dogeng berdasarkan imajinasinya dan kedua keponakannya itu turut serta mengarahkan alur cerita. Keesokan harinya cerita yang ia dongengkan berubah menjadi kenyataan.
Menyadari hal tersebut, ia semakin tertarik untuk membacakan dongeng sebelum tidur pada kedua keponakannya itu dengan harapan hidupnya akan berubah drastis seperti yang ia inginkan. Berbagai macam cerita ia suguhkan dengan berbagai setting yang berbeda pula, mulai dari kisah kerajaan, koboi sampai petualangan luar angkasa.
Namun hal tersebut tidak terjadi, karena dogeng itu hanya berhasil dengan bantuan arahan dari kedua keponakannya itu. Di malam terakhir ia menjaga mereka ia berusaha agar mereka mengarahkan cerita sesuai dengan keinginannya, ia ingin menjadi manager umum di hotel tempatnya bekerja. Pemilik hotel tersebut berencana untuk membangun sebuah hotel yang baru dengan sebuah tema yang baru pula. Diluar dugaan kedua keponakannya tersebut tidak mengakhiri dogeng mereka dengan akhir yang bahagia sebagaimana lazimnya pada dongeng-dongeng lain.
Mengetahui dongeng yang mereka miliki tidak berakhir dengan bahagia, ia menjadi sangat tegang sehingga ketika ia terpilih menjadi manager umum yang baru ia melakukan kesalahan dan dipecat pada hari itu juga.
Kesedihannya tidak berakhir sampai disitu. Ia sangat terkejut ketika mengetahui bahwa lokasi pembangunan hotel yang baru adalah tempat kedua keponakannya bersekolah, SD Webster.
Namun ia tidak kehabisan akal. Ia menemui teman lamanya untuk membatalkan perizinan pembangunan hotel tersebut dan menyelamatkan SD Webster dari pembongkaran. Sebuah akhir yang sangat mengesankan.
Film ini menyuguhkan cerita komedi yang dikemas dengan sebuah petualangan seru yang cukup layak ditonton.

Leave a Reply